Pengajar

Daftar Pengajar Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Staf

Daftar Staf Universitas Muhammadiyah

Penerimaan Mahasiswa

Informasi Tentang Pendaftran Calon Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Kutipan Al-Qur'an

"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yg berbuat baik."

(Q.S. Al A raf : 56)

Analis Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Analis Kesehatan

Akreditasi: B
E-mail:
Fakultas: Ilmu Kesehatan

Visi Program Studi DIII Analis Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Palangkaraya

Pada Tahun 2020 menjadi Program Studi yang Unggul di Kalimantan dalam menghasilkan tenaga Analis Kesehatan yang Profesional, Kompeten, Berdaya saing global, Mandiri, berlandaskan IPTEK dan IMTAQ

Misi Program Studi DIII Analis Kesehatan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Palangkaraya

  1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang berkualitas dan profesional dalam Bidang Analis Kesehatan.
  2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat dan perkembangan IPTEK dalam Bidang Kesehatan.
  3. Menyelengggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bermanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara optimal.
  4. Menyelenggarakan kegiatan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk membentuk pribadi-pribadi yang berakhlakul karimah.
  5. Menggalang kemitraan dengan institusi/organisasi lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat

Deskripsi :

Program studi Analis Kesehatan / Teknologi Laboratorium Medik merupakan program studi yang berdiri pada tanggal 20 September 2006 dengan status terdaftar berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Program studi Analis Kesehatan / Teknologi Laboratorium Medik merupakan Program Diploma merupakan kelanjutan linier  Sekolah Menengah Analis Kesehatan atau merupakan interaksi beberapa displin ilmu yang berbentuk sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan atau tutuan kebutuhan.

Dengan demikian lulusan program diploma akan mempunyai kemampuan lebih dari lulusan sarjana terutama dalam hal berdaya cipta dalam bidangnya, melakukan sintesis serta mengambil kesimpulan dari suatu kegiatan penelitian di samping kedalam dan keluaran penguasaan ilmunya.

Tenaga Pengajar :

Saat ini Program Studi DIII Analis Kesehatan memiliki tenaga pengajar dosen tetap berjumlah 8 orang dengan latar belakang pendidikan minimal S-2 dengan jabatan fungsional sebagian besar Asisten Ahli dan telah lulus sertifikasi dosen. Selain itu juga Program Studi didukung oleh tenaga pengajar untuk mata kuliah pendukung dan penunjang dari universitas yang memiliki kualifikasi latar belakang pendidikan S-3 berbagai bidang ilmu dan jabatan fungsional Lektor dan Lektor Kepala.

Kurikulum :

Program studi Analis Kesehatan / Teknologi Laboratorium Medik memiliki Kurikulum yang dapat mendukung peserta didik menjadi seorang Diploma Analis Kesehatan yang profesional, kompeten, mandiri, berlandasakan IPTEK, beriman dan bertaqwa dalam melakukan pemeriksaan dan menganalisa penyakit pada pasien. Mampu mengaplikasikan teknologi laboratorium kesahatan yang inovatif untuk proses di laboratorium, pra analitik, analitik  pasca analitik,  analisa klinik, hematologi, kimia klinik, imunologi, bakteriologi, dan inovasi dalam mencegah dan menerapkan pengendalian limabh laboratorium, serta K3 sebagai kompetensi tambahan dalam rangka melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan dengan mempertimbangkan aspek kinerja dan keandalan, kemudahan penerapan dan berkelanjutan, faktor-faktor ekonomi, kesehatan, dan keselamatan publik, kultural, sosial, dan lingkungan.

Body Of Knowledge

Saat ini Analis Kesehatan sebagai sebuah Displin Ilmu Kesehatan Lebih banyak bergerak dalam :

  1. Penyediaan tenaga profesional yang baik dan layak bagi kebutuhan pemeriksaan kesehatan manusia ditinjau dari sudut kualitas, kuantitas maupun kontinuitas hasil pemeriksaan klinis.
  2. Kontrol kalibrasi terhadap kemungkinan pemeriksaan alat otomatis terjadi kesalahan juga dapat melakukan parameter pemeriksaan kesehatan secara manual.
  3. Membantu dalam menegakkan diagnosa penyakit.
  4. Melakukan penelitian dibidang kesehatan   

Perkuliahan :

Selain pelaksanaan perkuliahan tatap muka di ruangan, Pelaksanaan perkuliahan di Program Studi DIII Analis Kesehatan juga diisi oleh kegiatan Praktikum di Laboratorium dan Praktek Kerja dan Praktek Belajar Lapangan. Sesuai dengan ciri pendidikan vokasi yang mengutamakan penguasaan keterampilan dan keahlian, kurikulum DIII Analis Kesehatan memiliki beban SKS yang cenderung lebih banyak pada praktikum dan praktek. Penyusunan materi perkuliahan sendiri selalu dilakukan dengan mengacu pada Silabus dan SAP yang disesuaikan dengan persyaratan dan rekomendasi dari kurikulum pada Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia sebagai Organisasi Profesi DIII Analis Kesehatan.

Profil Lulusan :

Lulusan dari Program studi DIII Analis Kesehatan akan menyandang gelar Ahli Madya Analis Kesehatan (A.Md.AK.). Keseluruhan lulusan tidak hanya dibekali keterampilan teknis sebagai tenaga vokasi kesehatan, namun juga mampu menunjukkan sikap handal, mandiri, bermental siap kerja, memiliki jiwa profesional, serta selalu menerapkan ilmu pengetahuan yang dimiliki berdasarkan IPTEK dan IMTAQ. Saat ini sebagian besar lulusan dari Program Studi DIII Analis Kesehatan telah bekerja sesuai dengan bidang pendidikan yang ditempuh semasa perkuliahan maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Prospek Kerja :

Besarnya potensi prospek kerja dari lulusan Program Studi DIII Analis Kesehatan menjadi salah satu alasan tingginya minat masyarakat untuk menjadi mahasiswa DIII Analis Kesehatan. Lulusan DIII Analis Kesehatan tidak hanya dapat bekerja di berbagai instansi kesehatan baik negeri maupun swasta seperti Rumah Sakit, Laboratorium Medik, Puskesmas, maupun Dinas Kesehatan, namun juga dapat menjadi seorang wirausaha kesehatan seperti pengusaha laboratorium medik swasta. Selain itu lulusan DIII analis Kesehatan juga dibekali keahlian dan keterampilan untuk berkarir di bidang non-kesehatan seperti pemerintahan, pendidikan, perbankan, maupun bidang-bidang lainnya.