Pengajar

Daftar Pengajar Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Staf

Daftar Staf Universitas Muhammadiyah

Penerimaan Mahasiswa

Informasi Tentang Pendaftran Calon Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Kutipan Al-Qur'an

"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yg berbuat baik."

(Q.S. Al A raf : 56)

Farmasi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Farmasi

Akreditasi: B
E-mail:
Fakultas: Ilmu Kesehatan

Visi Program Studi DIII Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan UM Palangkaraya

Pada tahun 2020 menjadi Program Studi DIII Farmasi yang unggul dan kompeten di Kalimantan Tengah khususnya dalam mengembangkan IPTEK di bidang Farmasi Komunitas yang berlandaskan Syariat Islam

MisiProgram Studi DIII Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan UM Palangkaraya

  1. Menyelenggarakan pendidikan akademik yang berkualitas dan profesional dalam bidang kefarmasian terutama di bidang Farmasi Komunitas
  2. Menyelenggarakan kegiatan penelitian berbasis riset unggulan dan kompetitif dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang Farmasi Komunitas
  3. Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu upaya kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan mengacu pada falsafah huma betang dan NKRI
  4. Menyelenggarakan Pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT

Deskripsi :

Program Studi DIII Farmasi merupakan Program Studi yang pertama berdiri di Fakultas Ilmu Kesehatan UM Palangkaraya bersama dengan Program Studi DIII Analis Kesehatan. Sejak berdiri pada tahun 2016, Program Studi DIII Farmasi telah menghasilkan lebih dari 500 orang lulusan dengan kualifikasi sebagai Ahli Madya Farmasi. Saat ini akreditasi dari Program Studi DIII Farmasi adalah C yang diperoleh dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT-KES) dan saat ini tengah diajukan kembali untuk proses reakreditasi.

Tenaga Pengajar :

Saat ini Program Studi DIII Farmasi memiliki tenaga pengajar dosen tetap berjumlah 10 orang dengan latar belakang pendidikan minimal S-2 Farmasi dan Ilmu Kesehatan lainnya dengan jabatan fungsional sebagian besar Asisten Ahli dan telah lulus sertifikasi dosen. Selain itu juga Program Studi didukung oleh tenaga pengajar untuk mata kuliah pendukung dan penunjang dari universitas yang memiliki kualifikasi latar belakang pendidikan S-3 berbagai bidang ilmu dan jabatan fungsional Lektor dan Lektor Kepala.

Kurikulum :

Kurikulum yang digunakan oleh Program Studi DIII Farmasi disusun berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Sesuai Peraturan Menteri Ristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi. Kurikulum yang digunakan tidak hanya berisi mata kuliah yang menunjang perkembangan peserta didik menjadi seorang tenaga vokasi di bidang Farmasi yang handal, mandiri, siap kerja, professional, serta unggul dalam iptek, namun juga sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah, nilai-nilai Al Islam Kemuhammadiyahan selalu ditanamkan dalam proses pembelajaran salah satunya dalam bentuk adanya mata kuliah Kemuhammadiyahan. Standar kompetensi utama dari lulusan berorientasi kepada kebutuhan kerja dari lulusan yaitu di bidang Farmasi komunitas.

Perkuliahan :

Selain pelaksanaan perkuliahan tatap muka di ruangan, Pelaksanaan perkuliahan di Program Studi DIII Farmasi juga diisi oleh kegiatan Praktikum di Laboratorium dan Praktek Kerja Lapangan. Sesuai dengan ciri pendidikan vokasi yang mengutamakan penguasaan keterampilan dan keahlian, kurikulum DIII Farmasi memiliki beban SKS yang cenderung lebih banyak pada praktikum dan praktek. Penyusunan materi perkuliahan sendiri selalu dilakukan dengan mengacu pada Silabus dan SAP yang disesuaikan dengan persyaratan dan rekomendasi dari kurikulum pada Persatuan Ahli Farmasi Indonesia sebagai Organisasi Profesi DIII Farmasi.

Profil Lulusan :

Lulusan dari Program studi DIII Farmasi akan menyandang gelar Ahli Madya Farmasi (A.Md.Farm.). Keseluruhan lulusan tidak hanya dibekali keterampilan teknis sebagai tenaga vokasi kesehatan, namun juga mampu menunjukkan sikap handal, mandiri, bermental siap kerja, memiliki jiwa profesional, serta selalu menerapkan ilmu pengetahuan yang dimiliki berdasarkan IPTEK dan IMTAQ. Saat ini sebagian besar lulusan dari Program Studi DIII Farmasi telah bekerja sesuai dengan bidang pendidikan yang ditempuh semasa perkuliahan maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Prospek Kerja :

Besarnya potensi prospek kerja dari lulusan Program Studi DIII Farmasi menjadi salah satu alasan tingginya minat masyarakat untuk menjadi mahasiswa DIII Farmasi. Lulusan DIII Farmasi tidak hanya dapat bekerja di berbagai instansi kesehatan baik negeri maupun swasta seperti Apotik, Rumah Sakit, Pedagang Besar Farmasi, Puskesmas, Dinas Kesehatan, maupun Toko Obat, namun juga dapat menjadi seorang wirausaha kesehatan seperti pengusaha obat tradisional. Selain itu lulusan DIII Farmasi juga dibekali keahlian dan keterampilan untuk berkarir di bidang non-kesehatan seperti pemerintahan, pendidikan, perbankan, maupun bidang-bidang lainnya.