Pengajar

Daftar Pengajar Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Staf

Daftar Staf Universitas Muhammadiyah

Penerimaan Mahasiswa

Informasi Tentang Pendaftran Calon Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Kutipan Al-Qur'an

"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah Allah memperbaikinya, dan berdoalah kepadaNya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yg berbuat baik."

(Q.S. Al A raf : 56)

Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Kehutanan

Akreditasi: B
E-mail: -
Fakultas: Pertanian dan Kehutanan

 

Visi :

Menjadikan Program Studi Kehutanan Yang Unggul  Di Kalimantan Tengah dan  Menghasilkan SDM Yang Profesional Dalam Pengelolaan Hutan Tropis Yang Berlandaskan IMTAQ Dan IPTEK Pada Tahun 2021”

Misi :

1)    Menyelenggarakan dan mengembangkan proses pendidikan yang professional pada bidang kehutanan untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dalam pengelolaan hutan tropis berlandaskan IMTAQ.

2)    Menyelenggarakan penelitian yang menghasilkan IPTEK dalam hal pengelolaan dan pelestarian hutan tropis.

3)    Menyelenggarakan kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kehutanan sesuai dengan nilai-nilai islami.

4)    Menyelenggarakan pembinaan Al islam dan Kemuhammadiyahan yang diarahkan untuk membentuk pribadi yang berahlakul karimah

Deskripsi :

Universitas Muhammadiyah Palangkaraya didirikan pada tahun 1987. Pada awal berdirinya, UM Palangkaraya memiliki 4 fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian dan Fakultas Agama Islam. Perkembangan selanjutnya berdiri Fakultas Teknik pada tahun 1988, Fakultas Kehutanan pada tahun 2000 dan Fakultas Ilmu Kesehatan pada tahun 2006. Pada tahun 2010, Fakultas Pertanian digabung dengan Fakultas Kehutanan dan menjadi Fakultas Pertanian dan Kehutanan.  Program Studi Kehutanan  merupakan salah satu program studi yang berada di bawah Fakultas Pertanian dan Kehutanan. 

Tahun 2014, Fakultas Pertanian dan Kehutanan UM Palangkaraya dipercaya untuk mengelola Hutan Pendidikan seluas ± 4.910 ha (empat ribu sembilan ratus sepuluh hektar), yang berada di Kelurahan Mungku Baru Kecamatan Rakumpit Kota Palangka Raya (berdasarkan SK Menteri Kehutanan RI No. 611/Menhut-II/2014 tanggal 08 juli 2014 tentang penetapan kawasan hutan dengan tujuan khusus sebagai hutan pendidikan pada kawasan hutan produksi tetap di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah).

Tenaga Pengajar :

Saat ini Program Studi Kehutanan memiliki tenaga pengajar dosen tetap berjumlah 6 orang dengan latar belakang pendidikan S-2, dan didukung oleh tenaga pengajar untuk mata kuliah pendukung dan penunjang dari universitas yang memiliki kualifikasi latar belakang pendidikan S-2 dan S-3 berbagai bidang ilmu.  Selain itu, untuk menambah wawasan mahasiswa juga mendatangkan dosen tamu yang merupakan pakar-pakar di bidang kehutana.

Fasilitas Pembelajaran :

  1. Ruang kantor yang memadai dan layanan Internet (wifi)
  2. Ruang kuliah dan seminar, yang berukuran memadai dan dilengkapi dengan peralatan seperti LCD dan layanan Internet (wifi) untuk kelancaran kegiatan pembelajaran bagi seluruh mahasiswa dan dosen
  3. Perpustakaan, terdiri dari : perpustakaan pusat dan perpustakaan fakultas yang dilengkapi dengan akses internet.
  4. Laboratorium, terdiri dari Laboratorium Dasar MIPA dan laboratorium fakultas.
  5. KP2 (Kebun Penelitian dan Percobaan) di Kampus II, seluas 5 ha
  6. Hutan Pendidikan, sebagai laboratorium alam yang dikelola secara khusus untuk tujuan penelitian, pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat bagi mahasiswa dan dosen

Profil Lulusan :

Program Studi Kehutanan menghasilkan lulusan dengan cirri sebagai berikut :

  1. Manajer di bidang kehutanan, dimana lulusan memiliki kemampuan leadership, manajerial dan tanggung jawab; mampu mengimplementasikan pemikiran logis, kritis, inovatif dalam pengelolaan sumberdaya hutan dan pemanfaatan hasil hutan secara lestari dan berkelanjutan; mampu memecahkan masalah dan merumuskan berbagai alternative pemecahannya; Mampu mengembangkan networking dengan para pihak.
  2. Berjiiwa ecotechnopreneur, dimana lulusan mempunyai jiwa kewirausahaan dalam bidang kehutanan berkolaborasi dengan para pihak; memiliki kemampuan dalam memanfaatkan sumberdaya hutan dan jasa lingkungan secara efektif, lestari dan berkelanjutan; mampu melakukan analisis usaha di bidang kehutanan serta mampu menerapkan teknologi diversifikasi pemanfaatan hasil hutan kayu, bukan kayu dan jasa lingkungan
  3. Pendidik dan penyuluh di bidang kehutanan, dimana lulusan mampu mengkomunikasikan gagasan atau pengetahuan bidang kehutanan secara efektif; mampu berperan sebagai fasilitator dan mediator dalam penyelesaian berbagai isu dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya hutan di masyarakat;  mampu memberdayakan masyarakat secara partisipatif, berkeadilan dan berwawasan lingkungan dalam pemanfaatan sumberdaya hutan.
  4. Peneliti muda bidang kehutanan, dimana lulusan memiliki kemampuan berfikir kreatif, inovatif, dan produktif dan memiliki kemampuan dasar analisis dan sintesis dalam mengembangkan pengetahuan dan teknologi di bidang kehutanan.

Prospek Kerja :

Lulusan kehutanan diproyeksikan mampu bekerja sebagai manajer, berjiwa ecorechnopreneur, pendidik  dan penyuluh serta pengelola lahan (lingkungan). Kemampuan tersebut dapat diterapkan di berbagai bidang pekerjaan seperti berikut:

  1. Pegawai Negeri Sipil (Lulusan kehutanan dapat bekerja di berbagai institusi pemerintahan seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPN,  Konsultan,  Dinas-dinas Teknis di Pemerintahan daerah).
  2. BUMN dan Swasta (BUMN yang memerlukan pegawai dari lulusan kehutanan misalnya Perhutani, Inhutani, dan Perkebunan Nusantara. Di sektor swasta, lulusan jurusan kehutanan dapat bekerja di perusahaan-perusahaan swasta)
  3. Lembaga Swadaya Masyarakat (Lulusan kehutanan dapat berkerja di LSM baik sebagai pendamping ataupun fasilitator masyarakat lokal, badan penelitian di tingkat nasional  maupun internasional)