UM Palangkaraya Ikuti Pertukaran Mahasiswa Tingkat Nasional

22 September 2020, kategori Berita hits 0

"PERMATA SAKTI: Rektor UM Palangkaraya melepas secara resmi para Mahasiswa UM Palangkaraya yang terpilih untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa tanah air (PERMATA-SAKTI) pada Senin (21/9)."

UM Palangkaraya satu-satunya perguruan tinggi di Kalimantan yang mendapatkan hibah pertukaran mahasiswa PERMATA-SAKTI Kemdikbud RI tahun 2020

PALANGKA RAYA –  Kabar baik bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Palangkaraya. Kali ini UM Palangkaraya membuka program pertukaran pelajar antar Perguruan Tinggi di Indonesia. Program ini bernama Program PERMATA-SAKTI 2020. Program PERMATA-SAKTI merupakan singkatan dari Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi.

Program ini pada dasarnya merupakan program pertukaran mahasiswa antar universitas di Indonesia melalui kerja sama antar Perguruan Tinggi di Indonesia. Di tahun 2019 sebelumnya, Program PERMATA-SAKTI dilaksanakan dengan menerapkan sistem blended learning. Program ini diikuti oleh 35 mahasiswa dari 39 PTN. Namun pada tahun 2020, dengan kondisi pandemik Covid-19, program ini tidak dilakukan secara sit in di perguruan tinggi penerima, namun dengan menggunakan sistem daring secara penuh.

Untuk UM Palangkaraya sendiri, penerima Program PERMATA-SAKTI pada tahun ini berjumlah 26 Mahasiswa yang berasal dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi (6 mahasiswa), Prodi Bimbingan Konseling (6 mahasiswa), Prodi PGSD (7 mahasiswa), dan Prodi PTI (7 mahasiswa). “Tentunya ini menjadikan UM Palangkaraya menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta di Kalimantan yang terpilih untuk mengikuti program ini”, ujar Dekan FKIP, Hendri, M.Pd pada Senin (22/9).

Dari program PERMATA-SAKTI ini, terdapat 124 mahasiswa yang dari Perguruan Tinggi luar yang akan berkuliah di UM Palangkaraya. Ke-124 mahasiswa tersebut berasal dari 23 Perguruan Tinggi berbeda diantaranya Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Universitas Ahmad Dahlan, dan lain-lain. Program ini akan dilaksanakan selama 1 semester yaitu semester ganjil 2020/2021. 

Khusus mahasiswa UM Palangkaraya yang terpilih dalam program ini, Rektor UM Palangkaraya berpesan agar para mahasiswa tetap menjaga almamater UM Palangkaraya. “Tetap jalin komunikasi yang baik dengan mahasiswa se-Indonesia dan ambil kesempatan ini untuk menambah pengalaman dan ilmu yang banyak”, sahut Dr. Sonedi, M.Pd, saat melepas mahasiswa pada Senin (21/9). Ke-26 mahasiswa UM Palangkaraya yang dilepas tersebut akan disebar ke-17 Perguruan Tinggi Berbeda, diantaranya Universitas Bandar Lampung, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Kuningan, dan sebagainya.

 (ap/my)

0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan kode diatas)