Rektor UM Palangkaraya : Ibadah Qurban Sebagai Tanda Syukur Kepada Allah SWT

04 Agustus 2020, kategori Berita hits 0

"HEWAN QURBAN: Rektor UM Palangkaraya memimpin langsung proses penyembelihan hewan Qurban yang berlangsung di wilayah Kampus 2 UM Palangkaraya, pada Sabtu (1/8)."

PALANGKA RAYA –  Panita Penyembelihan Hewan Qurban Kampus Universitas Muhammadiyah (UM) Palangkaraya menyembelih hewan kurban sebanyak 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing pada hari raya Idul Adha 1441 H, Sabtu, (1/8), pelaksanaan pemotongan hewan Qurban tersebut dilaksanakan di wilayah Kampus 2 UM Palangkaraya, Jl Anggrek Lingkar Luar Palangka Raya.

Kegiatan pemotongan hewan Qurban di kampus 2 UM Palangkaraya dipimpin langsung oleh Rektor UM Palangkaraya, Dr. Sonedi, M.Pd didampingi oleh Ketua BPH, jajaran Wakil Rektor, dan Ketua Panitia Qurban UM Palangkaraya, Dr. H. M. Yusuf, M.AP.

Mengenai hewan qurban yg di sembelih, 5 ekor sapi berasal dari keluarga besar UM Palangkaraya yakni dosen dan pegawai, 1 ekor sapi dari FISIP UM Palangkaraya dan 1 ekor kambing dari BEM UM Palangkaraya. Pelaksanaan kegiatan penyembelihan kurban sesuai protokol kesehatan, dengan wajib memakai masker dan handsanitizer, setiap pengambil daging qurban juga wajib pakai masker dan jaga jarak. Daging kurban tersebut akan dibagikan kepada para pequrban, internal keluarga besar Unimed dan masyarakat sekitar kampus.

 

Dr. Sonedi, M.Pd mengatakan Ibadah kurban memiliki manfaat dan hikmat diantaranya, sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah SWT, kemudian sebagai sikap meneladani pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim AS.

Selain itu, sebagai bukti cinta seorang hamba kepada Allah di atas segalanya, dan sebagai bentuk kesalehan sosial untuk berbagi antar sesama terutama kepada kaum duafa yang merasakan dampak pandemi Covid-19 yang masih kita rasakan hingga saat ini.

“Dan ibadah qurban juga sebagai tanda bersyukur kepada Allah atas limpahan rezeki yang diberikan-Nya,” ungkap Rektor UM Palangkaraya ini pada Sabtu (1/8).

Sementara ketua panitia Qurban Dr. H. M. Yusuf, M.AP memberikan apresiasi kepada panitia kurban yang sudah mentaati protokol kesehatan selama pemotongan hewan Qurban di kampus 2 UM Palangkaraya, semua panitia telah diwajibkan memakai masker dan tetap menjaga jarak (social distancing), begitu juga para pengambil daging Qurban juga begitu.

Lebih lanjut Rektor UM Palangkaraya, Dr. Sonedi, M.Pd mengharapkan agar semangat berkurban terus ditingkatkan di masa depan, walau kami paham mayoritas dosen-dosen dan pegawai di UM Palangkaraya itu Qurban di kediamannya masing-masing. Pemotongan qurban di masa pendemi Covid-19 ini jadi suatu hal yang penting dan ditunggu oleh warga, karena banyak masyarakat yang mengalami kesulitan keuangan, banyaknya karyawan dirumahkan (PHK), daya beli berkurang dan ekonomi terpuruk, sehingga kurang mampu membeli daging Qurban untuk meningkatkan daya tahan tubuh agak terhindar dari Covid-19. (ap/my)

0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan kode diatas)