Gugus Kendali Mutu

Upaya untuk meningkatkan mutu dan produktivitas serta kinerja terus menerus dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, dengan memfokuskan diri pada manajemen kualitas dan perbaikan berkelanjutan UM Palangkaraya bermaksud terus mengembangkan diri menjadi Perguruan Tinggi Swasta yang terdepan dan noor satu di Kalimantan.
Sejak dahulu, terutama di Eropa dan Amerika Serikat dikembangkan konsep manajemen dan organisasi yang bertujuan meningkatkan kinerja organisasi. Antara lain dapat dikemukakan adalah konsep Max Weber tentang Birokrasi, Konsep Taylor tentang Manajemen ilmiah, Fayol dengan 14 prinsip-prinsip, serta konsep perilaku manusia yang mengutamakan motivasi dan pendekatan demokrasi.
Konsep serta prinsip organisasi dan manajemen ini, telah mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi baik pada perusahaan, pemerintahan dan organisasi sosial.
Total Quality Control (Pengendalian Mutu Terpadu) diprakarsai oleh Dr. J.M. Juran dan Dr. E.W. deming dan dikembangkan di Jepang oleh Kaoru Ishitawa dengan menerapkan Quality Control Circle (QCC) atau gugus Kendali Mutu (GKM). GKM adalah salah satu konsep baru untuk meningkatkan mutu dan produktivitas kerja industri/jasa. Terbukti bahwa salah satu factor keberhasilan industrialisasi di Jepang adalah penerapan GKM secara efektif. Karena keberhasilan ini, sejumlah negara industri maju dan sedang berkembang termasuk Indonesia, menerapkan GKM diperusahaan-perusahaan industri guna meningkatkan mutu, produktivitas dan daya saing.
GKM FISIP UM Palangkaraya adalah salah satu unit yang berada di lingkup Fakultas. Kegiatan pengendalian mutu di lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UM Palangkaraya dengan menggunakan alat kendali mutu dan proses pemecahan masalah. Gugus Kendali Mutu (GKM) pada FISIP UM Palangkaraya adalah Farid Zaky Yoppianor,M.Si
Tujuan GKM ini adalah untuk mendayagunakan seluruh asset yang dimiliki UM Palangkaraya, khususnya pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UM Palangkaraya, terutama pada proses pengelolaan sumber daya manusianya secara lebih baik, guna meningkatkan mutu dalam arti luas baik dalam pemanfaatan fasilitas dan sarana prasarana penunjang kegiatan akademik, proses belajar dan mengajar di dalam kelas. Gugus Kendali Mutu (GKM) FISIP UM Palangkaraya juga memiliki tugas melaksanakan kontrol dan pengawasan aktifitas pelayanan akadmik pada FISIP UM Palangkaraya, melalui angket kuisioner berdasarkan SOP yang dimiliki Universitas maupun FISIP itu sendiri.
Objek perbaikan (tema) GKM sangat luas meliputi infrastruktur, proses, produk (alumni dan kebijakan), lingkungan dan lain-lain. Tema perbaikan / objek dapat berasal dari anggota gugus, fasilitator, ketua GKM pimpinan unit/lembaga, pimpinan organisasi pengguna lulusan dari FISIP UM Palangkaraya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *