Sengketa Lahan Terus Terjadi

Sengeketa lahan memang sudah sering terjadi di Kalteng. Namun yang membuat geram adalah masalah perampasan lahan yang dilakukan oleh perusahaan yang merugikan bahkan membuat penderitaan masyarakat.

Sebagai bagian dari tim yang ditugaskan DAD Kalteng, saya beberapa kali turun ke lokasi dan empat kali melakukan rapat mediasi antara perusahaan dan masyarakat. Namun setiap kali dilaksanakan mediasi oleh tim DAD Provinsi Kalteng, perwakilan perusahaan yang hadir bukanlah yang memiki hak untuk mengambil kebijakan. Yang hadir hanya sebatas yang bisa menampung informasi untuk selanjutnya disampaikan pada manajemen. Padahal  kewajiban perusahaan sudah jelas diatur dalam Perda Nomor 5 Tahun 2011.

Sehingga mediasi selanjutnya akan dipimpin langsung ketua DAD Kalteng dan mengundang direktur Perusahaan bersangkutan. Permasalahan seperti ini harusnnya tidak terulang kembali.

Budaya Organisasi

Budaya organisasi merupakan sistem penyebaran kepercayaan dan nilai-nilai yang berkembang dalam suatu organisasi dan mengarahkan perilaku anggota-anggotanya. Budaya organisasi adalah seperangkat asumsi atau sistem keyakinan, nilai-nilai dan norma yang dikembangkan dalam organisasi yang dijadikan pedoman tingkah laku bagi anggota-anggotanya untuk mengatasi masalah adaptasi eksternal dan integrasi internal (mangkunegara, 2005:113).[1]

Menurut Robbins dan Judge (Sunyoto, 2013:225) mendefinisikan budaya organisasi sebagai suatu sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota organisasi yang membedakan organisasi tersebut dengan organisasi yang lain.[2] Kemudian menurut Mas’ud (Melina, 2012), budaya organisasi merupakan kesepakatan perilaku anggota dalam organisasi yang selalu berusaha menciptakan efisiensi, kreatif, bebas dari kesalahan dan berfokus pada hasil, sehingga indikator budaya organisasi adalah : keterbukaan, rasa aman dengan pekerjaan, perasaan dihargai, kejelasan organisasi, dukungan dan perhatian.[3]

[1] Mangkunegara, Anwar Prabu. 2005. Sumber Daya Manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya: Bandung.  Hal :133

[2] Sunyoto, Danang, 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. APS (Center For Academic Publishing Service), Yogyakarta. Hal : 225

[3] Melina Taurisa, Cahterina dan Intan Ratnawati, 2012. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Organisasional dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan. Universitas Diponegoro.

Komunikasi Antar Lembaga

Komunikasi antar lembaga salah satu kunci yang mengsukseskan suatu program/kebijakan. Hal ini karena setiap lembaga yang memiliki peran dan fungsinya masing-masing akan mendukung suatu kebijakan tersebut. Maka hal inilah yang menjadi penting dilakukab setiap pemangku kebijakan sebelum, proses, berjalannya sampai evaluasi kebijakan perlu ada komunikasi yang baik dilakukan antar sektor.